Menjaga Api Perjuangan, Putra Bungsu Tuan Guru Drs. H.M. Syafi'i Kamal Muncul sebagai Singa Podium Baru
LOMBOK TIMUR, _SekalaNTB.Com– Kerinduan umat akan sosok orator ulung yang tegas dan berwibawa kini menemukan pelabuhannya. Sosok putra bungsu almarhum Tuan Guru Drs. H.M. Syafi’i Kamal kini tampil di garis depan, memikul estafet dakwah sang ayahanda. Kehadirannya di atas mimbar bukan sekadar pengobat rindu, melainkan kemunculan sosok "Singa Podium" baru yang siap menjaga api perjuangan syiar Islam,Minggu 15/03/2026.
Dikenal memiliki gaya penyampaian yang lugas, tajam, dan tanpa kompromi dalam menegakkan kebenaran, putra bungsu Tuan Guru Syafi'i Kamal ini menarik perhatian luas dari berbagai lapisan masyarakat. Ketegasan yang ia tunjukkan dinilai sangat identik dengan karakter almarhum sang ayah, yang selama hidupnya dikenal sebagai singa dakwah yang disegani.
Mewarisi Karakter Tegas dan Berani Dalam setiap untaian kalimat yang disampaikan di hadapan jamaah, terpancar keberanian yang kokoh. Ia tidak hanya menyampaikan nasihat agama, tetapi juga menyuarakan prinsip-prinsip keadilan dengan suara yang lantang dan menggetarkan.
"Warisan Ayahanda bukan hanya kitab atau bangunan, melainkan keberanian untuk mengatakan yang hak itu hak dan yang batil itu batil. Tugas saya adalah memastikan api itu tetap menyala, meski badai zaman terus menerjang," tegas sang putra bungsu Saat di temui Media SkalaNTB 16:30 di Kediamannya di Dusun dasan tengak, Desa Kabar.
Menjadi Magnet Baru di Tengah Ummat Para jamaah yang hadir dalam majelis-majelisnya memberikan kesaksian bahwa aura kepemimpinan dan kekuatan retorika almarhum Tuan Guru Syafi’i Kamal seolah hidup kembali. Kemunculannya dianggap sebagai jawaban atas kebutuhan umat akan sosok pemimpin muda yang memiliki integritas tinggi dan nyali dalam berdakwah.
Meskipun tampil dengan ketegasan seorang "Singa Podium", beliau tetap mengedepankan adab dan kedalaman ilmu yang diwariskan oleh Ayah. Hal ini menjadikannya sosok yang tidak hanya ditakuti oleh kebatilan, tetapi juga dicintai oleh para pencari kebenaran.
Sebagai penerus, ia berkomitmen untuk memperluas jangkauan dakwah almarhum Tuan Guru Drs. H.M. Syafi’i Kamal. Tidak hanya terbatas pada majelis taklim konvensional, keberaniannya juga dituangkan dalam aksi-aksi sosial dan pendidikan yang bertujuan untuk memperkuat kemandirian umat.
Putra bungsu almarhum Tuan Guru Drs. H.M. Syafi'i Kamal kini aktif memimpin berbagai agenda dakwah dan melanjutkan pendidikan serta syiar yang telah dirintis oleh sang ayah. Dengan karakter yang tegas dan berani, ia diharapkan mampu membawa perubahan positif dan menjaga marwah perjuangan keluarga besar Tuan Guru Syafi'i Kamal.(HS).